Sejarah

Pendidikan Administrasi Perkantoran, sebelumnya merupakan salah satu  program studi dalam jurusan Pendidikan Dunia Usaha (PDU) yang berubah menjadi Jurusan Pendidikan Ekonomi (FE) di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar (FEIS-UNM). Setelah terjadi pemekaran (tahun 2007) FEIS menjadi dua Fakultas yaitu Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan Fakultas Ekonomi (FE). Berdasar pada azas keseimbangan, maka  Jurusan PDU (Pendidikan Ekonomi – PE)  terbagi menjadi dua, dimana  Jurusan Manajemen, Prodi Pendidikan Koperasi dan Prodi Pendidikan Akuntansi tergabung dalam Fakultas Ekonomi. Sedangkan Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran tetap di berada dalam lingkup Fakultas Ilmu Sosial bersama dengan Jurusan PPKN, dan Pendidikan Sejarah. Atas dasar pemisahan ini, maka pengelolaan Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran disamakan statusnya dengan pengelolaan Jurusan sehingga pengelola prodi  terdiri dari ketua prodi dan sekretarisi prodi.

Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran termasuk dalam struktur organisasi FIS  yang terdiri atas dekan, pembantu dekan bidang akademik (PD I), pembantu dekan bidang administrasi umum (PD II), dan pembantu dekan bidang kemahasiswaan (PD III), serta ketua jurusan/Prodi, dan laboratorium. Prodi Pendidikan administrasi Perkantoran dikelola oleh ketua prodi (Kaprodi), sekretaris prodi dan kepala laboratorium. Kaprodi bertugas membantu dekan dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi  dan membina hubungan dengan lembaga lain baik internal maupun eksternal. Mengkoordinir pelaksanaan administrasi akademik, penyusunan dan peninjauan kurikulum, proses perkuliahan, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan kemahasiswaan. Sekretaris Prodi berfungsi sebagai koordinator pelaksanaan kegiatan sekretariat prodi dalam rangka membantu Kaprodi dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya. Kepala laboratorium berperan mengkoordinir perencanaan dan pengadaan bahan dan alat laboratorium, pemeliharaan laboratorium, kegiatan praktikum, penelitian di laboratorium, kegiatan pelatihan berbasis laboratorium, kegiatan wirausaha berbasis laboratorium dan sebagainya.